Jika akan menggunakan logika maka harus diawali dengan =IF.
Rumus umum :
=IF(kunciXP1;P2)
X dalam rumus diatas biasanya di isi dengan tanda kemungkinan. Tanda kemungkinan tersebut terdiri dari :
a. =
b. <
c. >
d. <=
e. >=
f. <>
Dalam penggunaan rumus logika perlu di ingat !!
1. Sebuh pernyataan ditandai dengan kata jika / bila.
2. Terdapat nilai kemungkinan
3. Jumlah IF adalah nilai kemungkinan dikurangi 1.
Selain itu terdapat juga Type / jenis data pada rumus logika :
a. Alphanumerik
1. Abjad
2. Gabungan abjad + angka
3. Angka dari fungsi string
Dalam penulisan rumus logika pada kolom perlu ketelitian dan kecermatan saat penggunaan rumus. Penulisan jenis datapun juga harus diapit dengan tanda (").
Rumus umum :
=IF(kunciXP1;P2)
X dalam rumus diatas biasanya di isi dengan tanda kemungkinan. Tanda kemungkinan tersebut terdiri dari :
a. =
b. <
c. >
d. <=
e. >=
f. <>
Dalam penggunaan rumus logika perlu di ingat !!
1. Sebuh pernyataan ditandai dengan kata jika / bila.
2. Terdapat nilai kemungkinan
3. Jumlah IF adalah nilai kemungkinan dikurangi 1.
Selain itu terdapat juga Type / jenis data pada rumus logika :
a. Alphanumerik
1. Abjad
2. Gabungan abjad + angka
3. Angka dari fungsi string
Dalam penulisan rumus logika pada kolom perlu ketelitian dan kecermatan saat penggunaan rumus. Penulisan jenis datapun juga harus diapit dengan tanda (").